• Subcribe to Our RSS Feed

FLAT HEAD SYNDROME : Kepala Bayi “Peyang”, Bikin Ortu Puyeng

May 5, 2014 by     No Comments    Posted under: Baby Care

FLAT HEAD SYNDROME : Kepala Bayi “Peyang”, Bikin Ortu Puyeng

plagio3

Pernahkah Anda melihat, atau bahkan buah hati anda mengalami hal ini: bentuk kepala bayi tampak asimetris alias “peyang”? Bisa jadi kepala bayi yang peyang ini bikin ortu jadi puyeng kan? Dari segi estetis, jelas kondisi ini membawa dampak yang kurang bagus. Tapi dari segi kualitas, ternyata bentuk kepala asimetris ini tidak mempengaruhi perkembangan bayi. Dengan kata lain, kepala peyang hanyalah “cashing” belaka, yang tidak begitu penting dibanding sinyal maupun operating system-nya
Dalam dunia kedokteran, kepala peyang alias bentuk kepala yang asimetris ini disebut FLAT HEAD SYNDOME atau SINDROMA KEPALA DATAR, yaitu suatu kondisi ketika bagian kepala bayi menjadi datar karena tekanan terus menerus di satu tempat. Ada dua jenis sindrom kepala datar pada bayi, yaitu :

plagiocephaly1

1. Plagiocephaly adalah perataan pada satu sisi kepala bayi. Bentuk yang paling umum adalah ‘plagiocephaly posisional’, yang terjadi ketika kepala bayi datar karena tekanan terus menerus pada satu sisi kepala. Bayi yang paling rentan karena tulang tengkoraknya masih lembut dan lentur.

2. Brachycephaly adalah mengacu pada kondisi dimana kepala bayi tidak proporsional lebar dibandingkan dengan kedalamannya. Hal ini dapat terjadi ketika bayi berbaring untuk waktu yang lama. Hal ini menyebabkan seluruh bagian belakang kepala rata, sehingga kepala lebih luas dan lebih pendek. Namun, brachycephaly kurang umum.

Survei menunjukkan bayi yang mengalami plagiocephaly berkisar 16% pada usia enam minggu, 20% pada usia empat bulan, 7% pada usia 12 bulan dan 3% pada 24 bulan.

 

kepala peyang hanyalah “cashing” belaka, yang tidak begitu penting dibanding sinyal maupun operating system-nya

Mengapa beberapa bayi dapat mengalami Sindroma Kepala Datar?

Tengkorak bayi terdiri dari beberapa tulang yang longgar. Saat bayi bertambah umur, tulang tengkorak secara bertahap akan bergabung satu sama lain. Namun, selama proses kelahiran dan selama beberapa bulan pertama kehidupan, tulang tengkorak mereka sangat lembut dan bentuknya dapat berubah jika terkena tekanan yang lembut. Pada beberapa bayi yang mengalami tekanan terus-menerus pada satu sisi kepala, dapat menyebabkan beberapa bentuk sindrom kepala datar.
Gejala :

• Datar pada salah satu sisi kepala.
• Menggembung di satu sisi kepala.
• Satu telinga lebih maju dari yang lain.
• Penampilan yang tidak simetris pada wajah.

Kemungkinan penyebabnya adalah
Diperkirakan bahwa telah terjadi peningkatan sindrom kepala datar pada bayi yang tidur dengan posisi tengkurap atau berbaring pada satu sisi dalam waktu yang lama. Bayi sering berbalik-balik badan untuk merubah posisi tidurnya, mungkin karena lehernya tidak nyaman dan mungkin untuk mengembangkan kepalanya yang datar.

plagio5

 

Penyebab lainnya :

  • Perubahan bentuk kepala yang berubah ketika melewati jalan lahir. Juga, ini dapat terjadi dalam kelahiran bayi kembar dimana salah satu bayi nya menjadi terjepit di dalam rahim.
  • Bayi prematur lebih memungkinkan untuk memiliki bentuk kepala yang tidak biasa karena tengkoraknya kurang berkembang.
  • Masalah otot. kadang-kadang bayi mengalami kekakuan pada otot-otot di leher (tortikolis), yang menyebabkan bayi-bayi beristirahat dengan kepala di satu sisi

Kondisi ini paling sering muncul pada bayi yang:

• Pertama kali lahir
• Memiliki kepala yang luar biasa besar
• Prematur, kembar atau kelahiran kembar
• Proses kelahirannya di bantu dengan forceps atau ventouse
• Memiliki kemampuan terbatas untuk mengubah kepala atau tortikolis (kekauan otot di salah satu sisi leher dan menyebabkan dagu miring ke sisi lain).

 

Diperkirakan bahwa telah terjadi peningkatan sindrom kepala datar pada bayi yang tidur dengan posisi tengkurap atau berbaring pada satu sisi (tidur miring) dalam waktu yang lama.

Apa pencegahan yang dapat anda lakukan ?
Jangan meninggalkan bayi Anda terlalu lama atau terlalu sering tidur tengkurap/kepala miring di satu sisi, karena hal ini dapat membuat tekanan pada wilayah kepalanya di satu sisi.

Saran untuk mengurangi tekanan pada kepala bayi Anda :
Ketika tidur:

  • Pindahkan arah sumber cahaya di ruangan sehingga bayi cenderung mengikuti sumber cahaya.
  • Ubah posisi kepalanya menjauh dari sisi yang rata saat dia sedang tidur.

Ketika bermain:

  • Letakkan bayi anda tengkurap pada permukaan datar dan didepannya ada mainan. Ini juga akan membantu perkembangan dan koordinasi bayi, untuk menguatkan leher dan otot-otot lenganya.
  • Perhatikan arah kepala anak anda ketika kita sedang menyuapi dan menggendongnya.
  • Bila bepergian:
  • Kurangi meletakkan kepala bayi di atas permukaan yang datar dalam waktu yang lama, seperti kursi mobil dan kereta.
  • Daripada hanya memangkunya di kursi saat bepergian, bawalah bayi anda sesekali keluar dan gendonglah di depan.

 

Pada sebagian besar bayi, bentuk kepala akan hilang dengan sendirinya pada tahun pertama atau kedua

 

Pengobatan

Pada sebagian besar bayi, bentuk kepala akan hilang dengan sendirinya pada tahun pertama atau kedua. Namun, hal ini dapat dibantu dengan langkah-langkah sederhana untuk menghilangkan tekanan pada daerah yang kepala. Langkah-langkah ini meliputi:

plagio4

  • Mengubah posisi kepala bayi Anda sepanjang hari sehingga sisi bulat kepalanya terjaga, atau reposisi box nya (jangan menempel dinding disalah satu sisinya) sehingga ia dapat melihat ke arah yang berbeda-beda ketika melihat Anda atau orang lain di dalam ruangan.
  • Jika bayi Anda tampak tidak nyaman atau menangis dengan posisinya, bayi anda mungkin memiliki masalah dengan leher nya dan dapat anda diskusikan dengan petugas kesehatan atau dokter.
  • Untuk bayi yang lebih tua dari lima bulan, beberapa orang merekomendasikan penggunaan ‘helm’ atau ‘ikat kepala’, yang dikenal sebagai orthoses tengkorak untuk mendorong tulang ke dalam bentuk yang lebih bulat. Hal ini agak kontroversial, karena tidak jelas mekanismenya dan secara alami kepala akan kembali ke bentuk yang lebih bulat seiring berjalannya waktu. Perangkat ini dirancang untuk bayi antara 6 dan 12 bulan (ini merupakan periode pertumbuhan tengkorak yang paling pesat), untuk mengurangi tekanan dari bagian lain. The Canadian Paediatric Society menemukan bahwa menggunakan helm khusus untuk mengurangi perataan kepala memiliki beberapa kekurangan, yaitu : mahal dan harus digunakan berjam-jam bahkan berhari-hari dalam jangka waktu yang lama. Ada bukti bahwa terapi helm dapat memperbaiki keasimetrian pada fase awal, tetapi tidak ada bukti bahwa hal itu dapat memberikan hasil untuk bayi dengan plagiocephaly yang sedang atau berat.

Kenyataannya…
Hal Ini normal untuk kepala bayi menjadi sedikit berbeda bentuk ketika baru lahir, biasanya sebagai akibat dari bagian saat menuruni jalan lahir. Namun, jika setelah beberapa minggu tidak membaik atau anda melihat area yang rata pada kepala bayi Anda maka bawalah segera bayi anda ke dokter.
Tulang tengkorak bayi masih lunak, jadi semakin cepat kondisi ini dapat tertangani maka semakin besar peluang untuk berhasilnya pengobatan. Kebanyakan kondisi ini akan membaik seiring waktu. Sementara kasus yang lebih parah, kepala akan tetap rata. Namun, dalam banyak kasus, setelah rambut bayi mulai tumbuh bentuk kepala yang rata itu tidak akan terlihat.

 

Baca juga artikel menarik tentang “Tidur pada Bayi”

SAFE SLEEP FOR YOUR BABY

 

Share