• Subcribe to Our RSS Feed

GAGAL MOVE-ON

pusara cinta

GAGAL MOVE ON

Kukayuh sepeda kumbangku

Menyusuri tepi pantai…

Berlomba dengan debur ombak

Melawan sepoi angin…

Ingatkan ku akan dirimu,

Kau pernah bilang

Cinta itu laksana air laut

Semakin diminum, makin haus

Rindu itu bagaikan debur ombak

Gemuruhnya bangkitkan gairah

 

Kukayuh lagi sepeda kummbangku

Menyusuri rimba belantara

Menghitung deret pepohonan

Pohon beringin itu ingatkanku akan dirimu

Katamu, Cinta itu ibarat pohon beringin

Tempat bernaung dua hati yang haus kasih

Agar hati jadi sejuk dan terlindung

 

Kukayuh lagi sepeda kumbangku

Menaik turuni bukit

Menginjak hijau rerumputan

Berkawan dengan penggembala domba

Ingatanku pun tertuju akan dirimu

Ujarmu, cinta itu menuntun kita

Menuju kebahagiaan… seperti penggembala yang setia mengarahkan domba dombanya

 

Kukayuh terus sepeda kumbangku

Berbelok ke pasar malam…

Ramai, hiruk, benderang

Teringat lagi aku akan cinta kita dulu

Candamu, cinta itu seperti roller coaster

Berputar putar, kadang diatas, kerap meluncur berpacu dengan adrenalin

 

Kukayuh lagi sepeda kumbangku,

Menuju tempat peristirahatan terakhirmu

Kupeluk batu nisan bertuliskan namamu

Tak bisa lagi kuteteskan airmata ku

Hanya hati yang berujar

Kau cinta terakhirku, cinta sejatiku

 

Kau pasti sudah bahagia bersama malaikat berseragam putih putih

Seperti warna kesukaanmu

Sementara aku…

Tak sedetikpun bisa melupakanmu

Tak ada sejengkal ruangpun

Yang tidak mengingatkanmu

Aku tak bisa ke lain hati

Karena hatiku tlah menyatu dengan hatimu

 

Aku tak bisa ke lain jiwa

Karena jiwaku tlah berfusi dengan jiwamu

 

Aku menyayangimu

Seperti alveoli yang selalu mensucikan udara nafasmu…

 

Aku mengharapkanmu

Seperti jantung yang selalu memacu darah ke seluruh tubuh…

 

Aku merindukanmu

Setiap waktu,

Sepanjang sisa hidupku

Hingga akhir hayatku…

 

“Jika kamu tidak berhasil melupakan cinta masa lalumu, Cintailah Tuhanmu… niscaya akan kamu dapatkan cinta sejati. karena Tuhan melimpahkan nikmatNya tanpa perduli makhluknya cinta atau tidak padaNya”

 

Share