• Subcribe to Our RSS Feed

SAFE SLEEP FOR YOUR BABY

Nov 11, 2013 by     No Comments    Posted under: Baby Care

SAFE SLEEP FOR YOUR BABY

 baby-sleep1

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, kebutuhan tidur untuk semua umur berbeda. Tidur adalah keadaanfisiologis, merupakan kondisi istirahat reguler dengan karakteristik berkurangnya gerakan tubuh dan berkurangnya tanggapan dan interaksi dengan lingkungan yang bersifat reversibel dan berlangsung cepat.

Bayi baru lahir hingga usia 1 bulan, bisa tidur sebanyak 16-18 jam sehari, tetapi durasi tidur ini akan berkurang dengan cepat dalam bulan – bulan pertama hingga menjadi 13 jam pada usia enam bulan dan 12 jam pada usia dua tahun. Pada bayi baru lahir, irama tidur masih bersifat terfragmentasi dan terbagi rata sepanjang siang dan malam hari, dan baru pada usia 4 bulan bayi baru bisa tidur dengan ritme yang teratur.

sleep duration

 

Posisi yang aman untuk tidur bayi

       

Menciptakan lingkungan yang aman untuk tidur bayi akan membantu menurunkan resiko terjadinya SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). SIDSdidefinisikan sebagai kematian mendadak yang tidak dapat dijelaskan ketika bayi tertidur. Kematian biasanya terjadipada bayi yang sebelumnya sehat, dan penyebab kematian tetap tidak dapat dijelaskan meskipunpenyelidikan kasus secrara menyeluruh, termasuk otopsi lengkap, investigasi adegan kematian,dan riwayat klinis pada bayi telah dilakukan.Ketika penyebab kematian lainnya tidak ditemukan, maka kematian tersebut dapat disebut SIDS.

 

Biasakan bayi untuk selalu tidur pada posisi terlentang sejak lahir, dan jangan biasakan untuk tidur pada posisi tengkurap atau miring

 

Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya SIDS dan posisi tidur yang aman untuk bayi ?

·   Biasakan bayi untuk selalu tidur pada posisi terlentang sejak lahir, dan jangan biasakan untuk tidur pada posisi tengkurap atau miring.

·        Ketika bayi tertidur, biarkan wajah dan kepala bayi tidak tertutup oleh apapun.

·        Hindari paparan asap rokok pada bayi, sebelum maupun setrlah bayi lahir.

·        Berikan lingkungan tidur yang aman untuk bayi.

·   Tempatakan bayi pada tempat tidurnya dan letakkan pada kamar yang sama dengan orang tuanya pada usia 6-12 bulan pertama.

 

Mengapa bayi tidur pada posisi terlentang lebih baik daripada posisi yang lain ?

atidur

atidur1

Gambar 1. Posisi tidur bayi

 

Tidur pada posisi miring, meskipun kurang berbahaya daripada posisi tengkurap, namun posisi tersebut tetap saja dapat meningkatkan risiko SIDS. Beberapa risiko yang terkait dengan posisi miring berhubungan dengan risiko bayi bergulir dan menyebabkan posisi tengkurap. Oleh sebab itu tidur pada posisi miring tidak dianjurkan sebagai alternatif yang aman selain tidur dengan posisi terlentang.

Selain itu tidur bayi pada posisi terlentang tidak akan meningkatkan risiko aspirasi susu. Bayi yang memiliki gastroesophageal refluks harus ditempatkan pada posisi terlentang pada kasur yang datar. Bayi yang sehat dapat melindungi jalan napas mereka ketika diposisikan terlentang, asalkan reflek menelan mereka normal. Posisi tengkurap meningkatkan risiko bahwa bayi mungkin menghirup susu atau cairan ke saluran napas mereka.

atidurr

Dalam posisi terlentang saluran pernapasan berada di atas esofagus (saluran pencernaan), sehingga pada saat terjadi regurgitasi susu dengan mudah ditelan dan aspirasi ke dalam saluran pernapasan terhindarkan. Namun saat bayi ditempatkan pada posisi tengkurap saluran pencernaan berada di atas saluran pernapasan. Jika pada bayi terjadi regurgitasi susu atau cairan, zat ini lebih mudah untuk dihirup ke dalam saluran napas dan paru-paru bayi.

 

Tidur dengan bayi secara terpisah namun tetap di tempatkan samping tempat tidur orang tua untuk usia 6-12 bulan pertama, telah terbukti dapat mengurangi risiko SIDS.

 

Bagaimana dengan bed sharing ?

Bed sharing diartikan ketika bayi dan orangtuanya tertidur di tempat tidur yang sama. Banyak orangtua membawa bayi mereka ke tempat tidur pada suatu waktu, terutama bila bayi masih menyusui. Dalam beberapa situasi, bed sharing dapat meningkatkan risiko kematian bayi mendadak dan kecelakaan tidur yang fatal. Tidur dengan bayi secara terpisah namun tetap di tempatkan samping tempat tidur orang tua untuk usia 6-12 bulan pertama, telah terbukti dapat mengurangi risiko SIDS.

atidur2

Tidaklah aman untuk dilakukan bed sharingdengan bayi jika :

·        Anda atau pasangan Anda adalah seorang perokok

·    Anda berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan yang menyebabkan sedasi, atau terlalu lelah

Jika orang tua memilih untuk bed sharingdengan bayi mereka, maka strategi berikut akan membantu untuk mengurangi risiko kematian bayi mendadak dan kecelakaan fatal pada saat tidur :

·        Posisikan bayi terlentang pada saat tidur sejak lahir. Jangan biasakan tidur pada posisi tengkurap atau menyamping.

·         Pastikan kasur tersebut kuat.

·        Pastikan bahwa tidak ada bagian tempat tidur yang dapat menutupi wajah bayi (gunakan selimut yang ringan, jauhkan bantal, guling dan barang lainnya).

·     Bayi Tidur di samping salah satu orang tua saja (bukan antara dua orang tua)  untuk mengurangi kemungkinan bayi ditutupi oleh orangtuanya.

·     Jangan membungkus bayi jika berbagi tempat tidur dengan bayi karena hal ini membatasi lengan dan gerakan kaki.

·   Pastikan bayi tidak bisa jatuh dari tempat tidur. Alternatif yang lebih aman adalah menempatkan kasur di lantai untuk mengantisipasi pada saat bayi terjatuh.

·   Jangan berikan celah antara tempat tidur dan dinding. Bayi dapat meninggal karena terperangkap antara tempat tidur dan dinding .

·    Jangan menempatkan bayi untuk tidur di tempat tidur dengan anak-anak lain atau hewan peliharaan.

·        Bayi tidak boleh ditinggalkan sendirian di tempat tidur orang dewasa atau tidur di sofa dan kasur air.

·    Orang tua disarankan untuk berbagi kamar yang sama dengan bayi selama usia 6-12 bulan pertama untuk mengurangi risiko kematian bayi mendadak . Berbagi kamar yang sama selama bayi tidur siang juga merupakan tindakan untuk menjaga bayi.

atidur3

 

Berapa suhu ruangan yang tepat untuk bayi pada saat tidur ?

·        Suhu ruangan yang terlalu panas dapat meningkatkan resiko terjadinya SIDS

·   Berikan baju yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis untuk bayi dan sesuaikan suhu ruangan dengan ketebalan dari baju bayi

·        Jika suhu ruangan nyaman untuk kedua orangtua maka berarti suhu tersebut juga nyaman untuk bayi

 

Empat langkah yang dapat kita ambil untuk membuat Safe Sleep Environment untuk bayi anda :

1. Letakkan bayi pada posisi terlentang saat tertidur

2. Letakkan bayi pada tempat tidur yang terpisah dan berada di sebelah tempat tidur orang tua pada usia 6 bulan pertama

3. Jangan meletakkan benda apapun, termasuk mainan pada tempat tidur bayi

4. Hindarkan bayi dari asap rokok

 

Share