• Subcribe to Our RSS Feed

Waspadai Demam Berdarah

Feb 7, 2013 by     No Comments    Posted under: Child Health

Hanya dalam waktu satu minggu terakhir, tercatat ada 6 penderita Demam Berdarah (DB) dirawat di bangsal anak RS Muhammadiiyah Lamongan. Satu diantaranya mengalami renjatan, dan harus dirawat di ICU (Intensive Care Unit) RSML.

Apa saja gejala DB?

Demam adalah gejala utama dari DB, terutama demam yang mendadak tinggi, tidak turun dengan obat penurun panas (misalnya Paracetamol) dan biasanya berlangsung 3-5 hari.

Gejala lain yang menyertai adalah nyeri perut, nyeri sendi, nyeri otot, mual, muntah dan kadang-kadang mimisan.

Segera periksakan buah hati anda jika mengalami gejala diatas, dan jika panas sudah mencapai hari ke-3 atau ke-4, segera mintakan pemeriksaan darah lengkap ke laboratorium terdekat.

Apa bahaya DB?

DB sangat berbahaya terutama bagi anak dibawah 14 tahun, karena bisa mengalami “renjatan” alias syok, dengan gejala: lemah, kesadaran menurun (anak jadi rewel, ngomel tidak seperti biasanya), nyeri perut, muntah, tensi darah menurun, denyut nadi meningkat tapi lemah, dan telapak kaki/tangan teraba dingin atau anyep!

Hati-hati dengan kondisi renjatan seperti ini, karena bisa menyebabkan kematian. Kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi kunci utama keberhasilan penanganan renjatan.

Secara epidemiologi, penderita DB dalam populasi tertentu seperti fenomena gunung es. Adanya penderita renjatan DB merupakan puncak gunung es. Jadi, jika ada 1 penderita mengalami renjatan, berarti ada puluhan bahkan ratusan anak di wilayah tersebut yang mengalami infeksi virus Dengue, virus penyebab DB.

Waspadalah… Karena virus Dengue tidak mengenal anak siapa yang akan menjadi tempat tinggalnya! ( Dr. H. Taufiqur Rahman, SpA )

Share