• Subcribe to Our RSS Feed

Waspadai Flu Singapore

Feb 3, 2013 by     No Comments    Posted under: Child Health

Jika anak anda menderita demam diikuti sariawan, kemudian timbul bintik bintik kemerahan dan berair (mirip cacar air) di tangan dan kaki, waspadalah… Mungkin buah hati anda sedang menderita Flu Singapore!

Apa itu flu Singapore? Bagaimana tanda2nya? Apa penyebabnya dan bagaimana pengobatannya?

“Flu Singapore” sebenarnya adalah penyakit yang di dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau dalam bahasa Indonesia Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (PTKM).

Penyakit ini sudah lama ada di dunia. Berdasar laporan yang ada, kejadian luar biasa penyakit ini sudah ada di tahun 1957 di Toronto, Kanada.
Istilah “Flu Singapore” muncul karena saat itu terjadi ledakan kasus dan kematian akibat penyakit ini di Singapura. Karena gejalanya mirip flu, dan saat itu terjadi di Singapura (dan kemudian juga terjadi di Indonesia), banyak media cetak yang membuat istilah “Flu Singapore”, walaupun ini bukan terminologi yang baku.

Penyakit HFMD ini disebabkan karena infeksi virus Coxsackie, salah satu jenis Enterovirus.

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. PTKM adalah penyakit yang kerap terjadi pada kelompok masyarakat yang padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun ( kadang sampai 10 tahun ). Orang dewasa umumnya lebih kebal terhadap enterovirus, walau bisa juga terkena.
Penularannya melalui jalur pencernaan dan saluran pernapasan, yaitu dari droplet (butiran ludah), pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan).
Penularan juga bisa terjadi melalui kontak tidak langsung yaitu melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa seperti lalat dan kecoa.

Gejala Flu Singapore:
Mula-mula demam 2-3 hari, diikuti sakit leher (pharingitis), nafsu makan turun, pilek, ruam di bagian mulut, tangan dan kaki, dan mungkin di bagian popok.
Biasanya ditemukan 3-10 ulkus di mulut seperti sariawan terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Timbul ruam kulit berupa bintik kemerahan dan vesikel (lepuh memerah/blister yang kecil dan rata) pada tangan dan kaki.
Bila ada muntah, diare atau dehidrasi dan lemah atau komplikasi lain maka penderita tersebut harus dirawat.

Pencegahan:
Pencegahan penyakit adalah dengan meningkatkan kebersihan (Higiene dan Sanitasi) lingkungan maupun perorangan. Cara yang paling gampang dilakukan adalah misalnya membiasakan selalu cuci tangan, khususnya sehabis berdekatan dengan penderita, desinfeksi peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi.

Bila perlu anak tidak bersekolah selama satu minggu setelah timbul rash sampai panas hilang. Pasien sebenarnya tak perlu diasingkan karena ekskresi virus tetap berlangsung beberapa minggu setelah gejala hilang, yang penting menjaga kebersihan perorangan.

Pengobatan:
Penyakit ini tergolong “self limiting disease”, alias bisa sembuh sendiri. Pengobatan spesifik untuk virus Coxsackie (penyebab flu Singapore) belum ditemukan. Penatalaksanaan hanya bersifat “simptomatik” atau mengobati keluhan yang timbul. Selain itu harus diperhatikan pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi. ( Dr. H. Taufiqur Rahman, SpA )

Share